Kabar tentang transfer panas usai pagelaran Liga 1 tertuju pada klub yang menjadi runner-up liga, yaknii Bali United. Hal itu terkait rencana besar yang digadang oleh manajemen Bali United untuk memboyong pemain asing yang berasal dari Belanda.
Tak tanggung-tanggung, Bali United ingin merekrut pemain yang pernah membawa Belanda tampil di Piala Dunia. Sontak saja, mata pecinta sepakbola Indonesia langsung tertuju pada sosok pemain andalan Timnas Belanda, Rafael van der Vaart.
Van der Vaart santer diberitakan akan merapat ke Bali United pada musim liga Indonesia tahun depan. Bahkan, pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly juga dikaiitkan dengan kabar tersebut.
Meski manajemen Bali United bahwa calon pengisi tim mereka adalah seorang pemain jebolan akademi sepakbola ternama di Belanda, Ajax Academy Football, namun Bali United tak pernah menyebut secara spesifik siapa nama dari pemain tersebut, seperti dilansir dari Goal.com (23/11/2017).
Rupanya, kabar transfer tersebut terdengar hingga telinga Rafael van der Vaart. Pemain yang saat ini bergabung dengan klub asal liga Denmark, FC Midtjylland ini membantah semua rumor yang beredar di sepakbola Indonesia.
Sementara kontrak Van der Vaart sendiri bersama dengan klub tersebut masih sampai 2018 nanti.
"Saya tahu kabar tersebut dan semuanya salah. Saya akan tetap di Denmark," Ucap Rafael van der Vaart, dikutip dari situs Sport1.de(22/11/2017).
Pernyataan Rafael van der Vaart tersebut seolah mempertegas bahwa dirinya masih nyaman bermain di Liga Denmark, sekaligus menepis semua kabar burung yang beredar di Indonesia.
Namun bukan berarti kesempatan untuk mendatangkan pemain berpengalaman seperti Rafael van der Vaart tertutup rapat. Van der Vaart sendiri tak menyinggung sampai kapan waktu bisa bertahan di Liga Denmark dan dengan tim tersebut.
Artinya, masih ada kesempatan bagi klub Bali United ataupun klub lain peserta Liga 1 untuk mendatangkan pemain berusia 34 tahun tersebut. Jika Michael Essien dan Peter Odemwingie saja bisa bermain di Liga Indonesia, bukan tak mungkin kedepannya pemain berkelas lainnya akan bermain di Indonesia.
Sumber : Uc News


