Kerugian Terbesar Negara Asia setelah Australia Resmi Bergabung dengan AFC


Kita ketahui bersama bahwa Australia saat ini merupakan salah satu anggota Federasi Sepakbola Asia (AFC). Australia resmi bergabung dengan AFC pada tahun 2006. Sebelumnya Australia tergabung dengan Federasi Sepakbola Oceania (OFC).

Alasan utama Australia bergabung dengan AFC adalah untuk mendapatkan kompetisi yang lebih kompetitif dan juga untuk mendapatkan peluang yang lebih besar untuk bisa tampil di putaran Piala Dunia seperti yang dilansir dari metrotvnews.com (30/01/2015). Tentu alasan ini masuk akal mengingat kondisi sepakbola di bawah naungan OFC tidak begitu kompetitif. Peluang yang dimiliki oleh negara anggota OFC untuk tampil di putaran final Piala Dunia juga sangat kecil.
Federasi Sepakbola Oceania hanya memiliki jatah 0,5 atau setengah di putaran final Piala Dunia. Yang artinya, mereka harus melewati babak play off Piala Dunia yang lawannya biasanya berasal dari anggota Federasi Sepakbola Amerika Latin atau yang biasa disingkat dengan Conmebol. Tentu kita ketahui bersama bagaimana kualitas tim nasional asal Conmebol. Dengan bergabungnya Australia dengan AFC pada tahun 2006 lalu, sesungguhnya membuat jatah AFC ke Piala Dunia menjadi 4,5 seperti yang dilansir dari bola.kompas.com (27/11/2013). Akan tetapi penambahan jatah ini hanya menguntungkan Australia dibandingkan negara Asia itu sendiri. Karena sebelumnya Asia sudah mendapatkan 4 jatah Piala Dunia.

Semenjak Australia bergabung dengan AFC, Australia menjadi lebih sering tampil di Piala Dunia. Tercatat Australia telah tampil sebanyak 4 kali di putaran final Piala Dunia. Jumlah penampilan mereka tersebut akan bertambah menjadi 5 kali setelah mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Tercatat 3 kali mereka lolos ke putaran final Piala Dunia melalui jalur AFC. Total 2 kali mereka lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia melalui babak ketiga kualifikasi Piala Dunia zona AFC dan Piala Dunia tahun depan mereka lolos melalui babak play off. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa jatah otomatis lolos negara Asia telah diambil oleh Australia.

Keberhasilan Australia lolos ke putaran final Piala Dunia 2010, 2014 dan 2018 melalui jalur AFC sesungguhnya merupakan kerugian terbesar negara Asia. Seharusnya jatah tersebut untuk negara Asia. Akan tetapi karena negara Asia susah bersaing dengan Australia, maka jatah tersebut diambil alih alias direbut oleh Australia. Lihat saja, semenjak Australia bergabung dengan AFC, belum ada lagi negara Asia Barat (Timur Tengah) yang bisa tampil di putaran final karena mereka lebih sering mendapatkan jatah play off karena tiket otomatis diambil oleh Australia. Tentu kualifikasi Piala Dunia melalui jalur play off selalu lebih susah dibandingkan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia zona AFC. Padahal sebelum Australia bergabung, minimal ada 1 negara Timur Tengah yang berhasil lolos ke putaran final.
Status keanggotaan Australia di AFC sebaiknya di kaji ulang kembali. Bergabungnya Australia hanya membuat peluang negara Asia untuk tampil di putaran final Piala Dunia menjadi berkurang dan hal tersebut menjadi kerugian terbesar bagi negara Asia yang menjadi anggota AFC sesungguhnya.

Sumber : uc News
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==