Kemenangan Timnas Indonesia atas Guyana dengan skor akhir 2-1 memang berasal dari dua gol yang dicetak Ilija Spasojevic. Tapi semua pasti setuju salah satu gol tersebut berkat umpan ‘manja’ dari Febri Hariyadi.
Gelandang serang skuat Garuda ini tampil luar biasa dalam laga uji coba di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (25/11/17). Tak heran, bukan hanya Luis Milla yang terkesima tapi juga membuat kagum pelatih lawan. Ini bukanlah pujian berlebihan, tapi fakta yang tak bisa ditutupi.
Impresif dalam penguasaan bola, rajin melepas umpan terukur hingga assist gemilang, kecepatan yang berpadu dengan kelincahan nan gesit, semua melekat pada pemuda 21 tahun itu.
Makanya, Febri sudah sepatutnya mengembangkan karir dan pengalamannya ke kancah yang lebih menantang. Mungkin saat inilah momen yang tepat ia melesatkan performa di dalam atmosfer sepak bola mancanegara.
Luar negeri bukan harus ke dataran Eropa. Bisa ke Liga Malaysia atau Thailand. Tapi jika ingin merasakan nuansa Eropa, maka Australia adalah pilihan tepat. Karena A-League dianggap setara dengan kualitas liga-liga top di Benua Biru.
Terlebih Febri sendiri kabarnya penah dilirik Brisbane Roar, penghuni kasta tertinggi Australia. Dikutip dari bolalob.com (13/3/2017), Febri yang tampil memukau bersama Maung Bandung di Piala Presiden 2017 tengah dipantau klub milik Grup Bakrie tersebut.
“Jadi, kami juga memantau pemain-pemain muda dari Indonesia yang memang punya kualitas baik. Jika ada pemain yang masuk kualifikasi penilaian klub, kami siap memboyongnya,” ungkap Dali Tahir, Chairman of Advisory Board Brisbane Roar FC, kala itu.
“Kalau saya lihat dari videonya sih oke juga. Pemain-pemain seperti itu pantas untuk mendapatkan kesempatan bermain di luar negeri. Kalau memang bagus kenapa tidak dicoba?,” sambung Dali usai menyaksikan rekaman aksi Febri saat berlaga.
Merumput di negeri Kangguru juga pernah disarankan rekan satu timnya, Sergio Van Dijk. Bahkan striker Persib yang sempat berkarir di Australia ini merasa yakin Febri berpeluang menjadi pemain Manchester City. Namun untuk bisa masuk ke klub raksasa Liga Inggris tersebut, Febri harus lebih dulu bermain di Australia bersama Melbourne City.
Mengapa demikian? Dikutip dari topskor.id (28/2/2017), Melbourne City adalah klub milik Manchester City. Jadi, pemain yang tampil mengkilap di Melbourne City bakal mudah dipantau dan berpeluang direkrut The Citizens.
“Kalau di Australia dekat, di Melbourne City memungkinkan bisa pulang kalau libur kompetisi. Saya berani jamin, Febri akan pasti diterima di Melbourne City dan pasti akan terbidik Manchester City kalau kita berdasarkan teknik bermain bolanya,” ujar Sergio.
Lantas bagaimana tanggapan Febri? Rupanya ia masih belum berminat pamit meninggalkan Pangeran Biru. Setidaknya hingga beberapa tahun lagi. Sebab sebagaimana dilansir goal.com (6/9/2017), ia masih terikat kontrak. Durasi kesepakatan Febri bersama tim asal Kota Kembang tersebut baru akan berakhir 2020 mendatang.
“Tawaran-tawaran belum saya tanggapi. Saya juga masih punya kewajiban di Persib,” kata Febri. Terlebih ia mengaku Persib merupakan tim favoritnya sejak kecil. “Saya ini lahir di Bandung dan saya bercita-cita untuk membela Persib,”tegasnya. Mungkin, lain halnya jika Persib yang melepas dengan nilai transfer menggiurkan.
Sumber : Uc News

